Events

Buana Education Forum: AI, inklusi, dan masa depan mengajar

Ringkasan panel tentang penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dalam komunitas pendidik—menjaga inklusi, etika, dan agensi guru di era AI generatif.

Events 10 Jun 2026 7 min

Buana Education Forum mempertemukan pendidik, pengelola program, dan praktisi teknologi untuk membahas pertanyaan yang semakin mendesak: bagaimana AI dipakai tanpa mengorbankan inklusi, integritas akademik, dan peran guru sebagai perancang pembelajaran? Ringkasan ini menangkap garis besar diskusi dan rekomendasi praktik yang muncul dari panel.

Perangkat digital di meja kelas sebagai simbol AI dalam pendidikan
AI paling berguna sebagai asisten desain pembelajaran—dengan kebijakan inklusi dan integritas yang jelas.

Tema yang paling sering muncul

  • AI sebagai asisten, bukan pengganti penilaian profesional guru.
  • Kesenjangan akses: perangkat, kuota, dan literasi digital yang timpang antar sekolah/kampus.
  • Integritas tugas: kebijakan penggunaan AI yang jelas bagi mahasiswa dan dosen.
  • Bias dan representasi: output model yang perlu dikaji ulang sebelum dipakai di kelas diverse.

Praktik yang direkomendasikan panel

  1. Tuliskan kebijakan AI tingkat mata kuliah/sekolah: boleh untuk apa, wajib transparansi bagaimana.
  2. Rancang tugas yang menilai proses (draft, refleksi, presentasi) selain produk akhir.
  3. Gunakan AI untuk scaffolding: contoh, rubrik draf, umpan balik awal—lalu validasi manusia.
  4. Latih guru membaca kritis output AI bersama siswa sebagai literasi abad ini.
  5. Prioritaskan aksesibilitas: teks alternatif, bahasa sederhana, dan opsi non-digital bila perlu.

Yang belum selesai

Forum menekankan bahwa “larangan total” maupun “kebebasan tanpa aturan” sama-sama rapuh. Yang dibutuhkan adalah eksperimen terukur, komunitas praktik antar guru, dan evaluasi dampak terhadap peserta didik yang selama ini terpinggirkan—bukan hanya terhadap rata-rata kelas.

Penutup

Masa depan mengajar dengan AI akan ditentukan oleh pilihan etis komunitas pendidik hari ini. Inklusi harus menjadi kriteria desain, bukan lampiran di slide penutup.

Penulis: Bambang Irawan

Daftar referensi

  1. Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial intelligence in education: Promises and implications for teaching and learning. Center for Curriculum Redesign.
  2. Selwyn, N. (2019). Should robots replace teachers? AI and the future of education. Polity.
  3. UNESCO. (2021). AI and education: Guidance for policy-makers. UNESCO.
  4. UNESCO. (2023). Guidance for generative AI in education and research. UNESCO.
  5. U.S. Department of Education, Office of Educational Technology. (2023). Artificial intelligence and the future of teaching and learning.
Diskusi Bersama Kami